Cara Memulai Bisnis Web Hosting

Banyak orang berpikir untuk memulai bisnis web hosting. Mungkin tampak seperti cara yang mudah untuk menjadi kaya, tetapi sebagai orang-orang yang telah mencoba mengetahui bahwa bisnis web hosting bukanlah hal yang mudah. Ini harus jelas bagi Anda bahwa bisnis web hosting bukanlah bisnis untuk cepat kaya.

Bisnis hosting bukan sebuah bisnis yang mudah dijalankan. Jika Anda berpikir demikian, maka saatnya untuk merubah pikiran Anda. Dibutuhkan banyak kesabaran, dan pengetahuan teknis untuk memulai dan menjalankan bisnis hosting web.

Bila Anda ingin memulai Bisnis jualan Domain dan web hosting, berikut tips sederhana dari saya:

1. Bisnis Plan
Buat Bisnis Plan Anda. Cari data sebanyak-banyaknya tentang bisnis web hosting, para penyedia reseller hosting dan domain, serta buat anggaran bisnis Anda untuk satu tahun kedepan.

2 . Reseller Hosting
Beli paket reseller hosting sehingga Anda dapat menjual paket hosting kepada klien Anda. Anda dapat mulai dengan satu Gigabiyte paket reseller dan upgrade kemudian, ketika klien Anda bertambah. Harga paket reseller bervariasi pada beberapa perusahaan hosting. Silakan cari perbandingan, dan tentukan kualitas dan harganya.

3. Reseller Domain Name
Beli juga paket reseller domain untuk memulai bisnis Anda. Anda bisa menjadi reseller dengan deposit terlebih dahulu. Pilih reseller dengan harga yang murah, sehingga Anda bisa mengambil margin keuntungan yang lebih banyak.

4. Buat Website Anda
Anda harus membuat website Anda sendiri untuk menjual produk web hosting dan domain Anda. Anda bisa mendesain sendiri website Anda, atau menyewa desainer profesional untuk mebuat website Anda. Beberapa perusahaan hosting juga dapat memberikan hosting gratis template dengan paket reseller hosting mereka sehingga Anda hanya dapat mengubah konten dalam template dan Anda sudah siap untuk memulai bisnis Anda.


5. Billing Software
Anda harus memiliki billing software diinstal pada situs web hosting web Anda sehingga Anda dapat mengetahui ketika ada klien yang memesan web hosting atau domain name, juga agar mereka bisa memesan dan memperbarui pesanan tepat waktu. Billing sofware memungkinkan Anda untuk mengelola klien dan pembelian. Anda dapat mengintegrasikan alat pembayaran online juga di perangkat lunak tersebut sehingga Anda dapat menerima pembayaran melalui kartu kredit, paypal atau yang lain.

Beberapa script penagihan populer adalah Account lab pro, Modernbill, Clientexec, Whmautopilot.

Beberapa penyedia reseller memberikan billing sofware gratis Jika Anda membeli paket reseller hosting yang Anda dapat instal kontrol cPanel.

6. Payment Gateway (Sarana Pembayaran)
Selain menerima pembayaran melalui bank lokal Anda, Anda juga bisa menerima pembayaran online dengan krtu kredit atau online bank lainnya. Menerima pembayaran online adalah wajib bagi setiap perusahaan hosting. Anda harus mendaftar untuk account anda di online bank sehingga Anda bisa menerima pembayaran online. Beberapa pembayaran yang populer gateway adalah 2CheckOut, Ccavenue, Authorise.net, Worldpay dll

Selain itu Anda dapat mendaftar juga dengan paypal sehingga Anda dapat menerima pembayaran dari orang-orang yang memiliki account paypal.

7. Dukungan perangkat lunak
Untuk memberikan dukungan yang tepat untuk pelanggan hosting Anda sangat sangat penting agar mereka tidak akan beralih ke competitor Anda. Sebaiknya Anda memiliki dukungan sofwtare diinstall pada website Anda, sehingga pelanggan dapat mengirim pesan ketika mereka memiliki masalah atau pertanyaan.

Beberapa script dukungan populer adalah Kayako Esupport, Cereberus, Perldesk, Deskpro dll

8. Iklan dan Pemasaran
Setelah Anda telah menyiapkan segala sesuatu dan situs Anda sedang online Anda harus mengiklankan bisnis Anda di direktori, mesin pencari, situs populer lainnya dll

Sekarang Anda telah siap memulai bisnis hosting And

Tips-tips Bisnis dan Wirausaha

Bagi anda yang ingin mencoba membuka usaha, berikut ini ada 9 langkah yang bisa memandu Anda menyusun bisnis agar bisa berjalan dan sukses :

1. Kerjakan apa yang Anda sukai. Anda akan mencurahkan banyak waktu dan energi untuk memulai sebuah bisnis dan membangunnya menjadi usaha yang berhasil, jadi sangat penting bahwa Anda sangat menikmati secara mendalam apa yang Anda kerjakan, apakah menjalankan sewa pemancingan, mengkreasikan tembikar atau memberikan nasehat keuangan.

2. Mulai bisnis Anda ketika Anda masih bekerja. Berapa lama paling banyak orang bisa tanpa uang? Tidak lama. Dan ini akan menjadi waktu yang lama sebelum bisnis baru Anda benar-benar membukukan keuntungan. Menjadi karyawan ketika memulai bisnis berarti ada uang di saku ketika Anda memasuki proses memulai bisnis.

3. Jangan kerjakan hal tersebut sendirian. Anda membutuhkan dukungan ketika memulai bisnis (dan setelahnya). Seorang anggota keluarga atau teman yang dapat memberikan ide dan akan mendengat secara simpatik hingga hal penting tarakhir memulai bisnis tidak ternilai harganya.

4. Pertama dapatkan klien atau pelanggan. Jangan menanti sampai Anda telah secara resmi memulai bisnis hingga garis ini, karena bisnis Anda tidak dapat bertahan tanpa mereka. Kembangkan jaringan atau network, buat kontak. Jual atau berikan produk atau jasa Anda. Anda tidak dapat memulai pemasaran terlalu cepat.

5. Tulis perencanaan bisnis. Alasan penting membuat rencana bisnis adalah langkah ini dapat membantu Anda menghindari habisnya waktu dan uang mwmulai bisnis yang tidak akan sukses.

6. Lakukan riset. Anda akan mengerjakan banyak penelitian sepanjang rencana bisnis, tetapi itu barulah awalnya. Anda untuk menjadi ahli dalam industri Anda, produk dan jasa. Jika Anda telah selesai. Bergabung pada asosiasi industri atau profesional yang berhubungan dengan bisnis Anda sebelum memulai bisnis merupakan ide yang bagus.

7. Dapatkan bantuan profesional. Di satu sisi, hanya karena Anda menjalankan bisnis kecil, bukan berarti Anda harus menjadi ahli di bidang apa pun. Jika Anda bukan seorang akuntan, hire lah satu atau dua orang misalnya. Jika Anda ingin menulis kontrak, dan Anda bukanlah seorang lawyer, hire lah 1 orang. Anda akan membuang lebih waktu dan munkin juga uang untuk mencoba melakukannya sendiri pekerjaan dimana Anda tidak memiliki kualifikasi untuk mengerjakannya.

8. Dapatkan uang. Simpan jika harus, mendekati investor potensial dan pemberi pinjaman. Gambarkan perencanaan keuangan jatuh ke belakang. Jangan mengharapkan memulai bisnis dan kemudian berjalan ke dalam bank dan mendapatkan uang. Pemberi pinjaman tradisional tidak seperti ide baru dan tidak seperti bisnis tanpa pembuktian track records.

9. Jadi lah profesional semenjak memulai. Segala sesuatu tentang Anda dan cara Anda menjalankan bisnis membuat orang-orang tahu bahwa Anda seorang profesional yang menjalankan sebuah bisnis yang serius. Ini berarti mendapatkan semua pelrengkapan seperti kartu bisnis profesional, telepon bisnis, dan alamat email bisnis, dan memperlakukan orang secara profesional, cara yang sopan.

Sumber: kompasiana.com

Memulai Bisnis Distro dari Teras Rumah

Bisnis fashion semakin marak di Indonesia. Berbagai model pakaian dengan design baru dikeluarkan oleh produsen tiap harinya. Konsumen produk fashion juga semakin antusias menyambut model-model baru yang dirilis. Tak heran berbagai outlet penjualan produk fashion tidak pernah sepi. Maka menjamurlah berbagai bentuk bisnis clothing ini, mulai dari butik, factory outlet, distro, mobile disto dan lain sebagainya.

Bagi Anda yang ingin mengais rupiah di bisnis ini, berikut langkah-langkah menjalankan bisnis distro.

1. Persiapan Tempat
Siapkan lokasi di teras rumah Anda untuk showroom distro. Siapkan lahan sekitar 3x3 M (sesuai keadaan rumah Anda). Lalu lakukan modofikasi sehingga ruangan tersebut layak dan baik untuk menjalankan usaha Anda.

2. Stock Produk
Bagi Anda yang bisa mendesign sendiri, mungkin Anda bisa memproduksi produk Anda sendiri, tetapi bagia yang hanya ingin menjual, Anda bisa mencari barang yang murah untuk dijual lagi. Anda bisa kulakan barang di Bandung, Jakarta, atau tempat lain di daerah Anda. Cari informasi dari teman yang ada di sana untuk memperoleh barang murah untuk dijual lagi.

3. Tentukan Harga
Selanjutnya, tetukan harga jual untuk setiap produk Anda. Bila Anda ingin menjual dengan harga pas, buatlah label harga dan tempelkan di produk untuk memudahkan pembeli memilih barang sesuai dengan kondisi keuangannya.

4. Marketing
Setelah semua siap, mulai lakukan pemasaran. Sebarkan kartu nama, pamflet, selebaran dan lain-lain untuk mengenalkan distro Anda. Adna juga bisa berpromosi lewat iklan di koran, majalah, atau internet.

5. Manage Keuangan Anda
Beberapa orang menjadikan bisnis ini hanya sebagai pekerjaan sampingan, dan menyampur adukkan uang bisnis dengan uang lainnya. Sehingga susah untuk mengetahui dan memperkirakan untung rugi bisnisnya. Untuk itu, harus ada pemisahan antara keuangan bisnis dan keuangan harian lainnya. Pisahkan semua uang bisnis dalam satu rekening untuk mepermudah penghitungan laba rugi.

6. Evaluasi
Untuk mengetahui perkembangan bisnis distro Anda, lakukan evaluasi setiap bulan. Hitung modal dan pemasukan Anda dengan teliti untuk membuat rencana bisnis ke depan.

Berikut analisa usaha bisnis Distro Clothing:

1. Renovasi teras untuk showroom : Rp. 1.500.000
2. Belanja produk distro : Rp. 10.000.000
3. Rak baju, Display dll : Rp. 2.000.000
4. Manequin, Hanger DLL : Rp. 1.000.000
5. Biaya Promosi Awal : Rp. 500.000
Total Modal : Rp. 15.000.000

Biaya Operasional:
1. Transportasi : Rp. 400.000
2. Telepon DLL : Rp. 300.000
3. Listrik : Rp. 300.000
Total biaya produksi : Rp. 1.000.000

Prediksi keuntungan:
Dengan asumsi dalam sehari rata-rata bisa menjual 12 produk
Harga rata-rata produk Rp. 50.000 dengan keuntungan rata-rata 25% dari harga beli.
Maka Pemasukan perbulan:
12 Produk X Rp. 50.000 X 30 Hari = 18.000.000
Keuntungan= Rp. 18.000.000 X 25% - Rp. 1.000.000 (biaya operasional) = Rp. 3.500.000

Balik modal = Modal Awal : Keuntungan:
Rp. 15.000.000 : 3.500.000 = 4 bulan

Bagaimana? Menarik dan mudah bukan? Tack Action sekarang, dan selamat berwirausaha.

Mengenal Karakter Pelanggan

Bagi pengusaha jasa pelayanan, mengenal karakter pelanggan adalah penting, karena dengan mengenal karakternya, kita akan lebih mengenal pula tipe-tipe, sifat, ciri-ciri dan kebiasaannya. Dengan demikian, diharapkan perusahaan akan lebih mudah memasarkan produk barang dan jasa yang dihasilkan. Secara garis besar ada beberapa tipe pelanggan yang sering dianut oleh para penyedia jasa ;

a. Pelanggan Pria
1). Tidak bertele-tele dalam mencari barang yang diinginkan
2). Sering tertipu karena kurang sabar dalam memilih barang yang diinginkan
3). Mudah dipengaruhi bujukan petugas pelayanan (pada bujukan tertentu)
4). Mudah terpengaruhi oleh penjelasan dan argumentasi yang objektif.
5). Merasa kurang enak tanpa membeli jika memasuki toko.

Cara terbaik memperlakukan pelanggan pria adalah :
(a) Segera membujuknya atau mempengaruhinya, bahwa barang yang diminati adalah tepat sesuai dengan selera;
(b) Petugas jangan banyak bertanya, layani saja apa yang diinginkan; Jawab dan jelaskan semua pertanyaannya, jangan bertele-tele, langsung pada inti permasalahan.

b. Pelanggan Wanita
1). Sangat bertele-tele memilih barang.
2). Lebih tertarik pada mode yang lagi trendy.
3). Mengutamakan status sosial.
4). Tidak mudah terpengaruh penjelasan/bujukan petugas pelayanan.
5). Dalam memilih barang, biasanya lebih tertarik pada motif, bentuk atau warna, bukan pada manfaat barang tersebut, karena wanita cenderung menggunakan perasaan.
6). Lebih menyukai sesuatu yang bersifat modis terutama dalam memilih produk pakaian, tas, sepatu, dan asesoris sosial dirinya.
7). Mudah meminta pandangan dan pendapat orang lain.
8). Menyukai hal-hal yang bersifat romantis.
9). Kurang menyukai hal-hal yang bersifat teknik.

Cara terbaik menghadapi pelanggan wanita adalah;
(a) Sediakan waktu yang cukup luang/lama, agar dia bisa memilih barang yang diinginkannya;
(b) Petugas pelayanan harus lebih sabar menghadapi pelanggan wanita, karena wanita lebih cerewet dalam menentukan pilihan;
(c) Berikanlah pelayanan yang lebih khusus. Misal:
(1) diskon untuk produk tetentu. (2) obral untuk beberapa produk bermerek yang modelnya sudah agak telat.

c. Pelanggan Remaja
1) Mudah terpengaruh bujukan petugas.
2) Tidak berfikir hemat
3) Mudah terpengaruh tayangan iklan yang menarik.
4) Seleranya sangat modis dalam memilih barang.
5) Agak boros dalam berbelanja.

d. Pelanggan Usia Lanjut
1) Tidak bisa mengikuti perkembangan zaman
2) Sangat sulit terpengaruh bujuk rayu petugas
3) Sudah mantap dalam memilih barang yang diinginkan
4) Acapkali menanyakan barang-barang yang sudah ketinggalan jaman
5) Biasanya bersikap ramah dan ngomong pada petugas yang masih muda-muda
6) Penjual sering dianggap seperti anak kecil yang tidak tau apa-apa.
7) Cenderung ingin berlama-lama.

Cara terbaik memperlakukan pelanggan usia lanjut adalah;
(a) Sabar dan penuh pengertian dalam melayaninya;
(b) Dengarkanlah dengan baik nasehat-nasehat mereka tanpa membantah atau berdiskusi;
(c) Apabila kesulitan dalam melayaninya, sebaiknya segera alihkan ke petugas yang lebih tua atau lebih dewasa.

e. Pelanggan anak-anak
1) Keinginannya tidak konsisten, tetapi suka berubah-rubah
2) Sulit untuk diam, karena masih suka bermain-main
3) Mudah dipengaruhi dengan bujuk rayu

Cara terbaik untuk memperlakukan pelanggan anak-anak adalah;
(a) Tidak memperlakukan mereka sebagai anak kecil yang tidak berdaya, karena mereka juga butuh penghargaan dan perlakuan layaknya orang dewasa;
(b) Petugas harus sabar dalam melayani pelanggan anak-anak, karena keinginan anak terkadang suka berobah;
(c) Petugas perlu memberikan pujian, misalnya dengan kata-kata “wah pasti adik cantik deh kalau pakai baju ini”.

Delapan Penyakit Pengusaha

berikut ini delapan penyakit pengusaha. Penyakit ini juga bisa menyerang siapa saja, tetapi pada artikel ini saya khusukan pembahasan pada pengusaha dan calon pengusaha.

1. Cemas [al-hamm]
Yaitu kekhawatiran akan terjadinya hal yang tidak disukai di masa sekarang atau yang akan datang. Seorang pengusaha tentu berangkat dari niat yang kuat untuk memulai usaha dan dengan harapan yang kuat bisa memperoleh keuntungan dari hasil usahanya. Dengan rasa optimis, maka usaha akan lebih besar dan respon terhadap masalah akan lebih terukur. Tetapi bila rasa cemas berlebihan, maka bisa menimbulkan rasa minder, pikiran buntu, dan tidak bisa menatap peluang-peluang yang ada di depan mata.

Sebagai pengusaha pemula kadang kita cemas dan khawatir, jangan-jangan produk kita tidak laku, jangan-jangan rugi, dan kekhawatiran lainnya. Kecemasan akan jalannya usaha di masa akan datang bisa saja membuat pengusaha menjadi down, apalagi bagi penguasaha pemula, bisa-bisa dia mutung, tidak semangat menjalankan usaha, bahkan menutup usahanya sama sekali.

Seorang calon pengusaha harus optimis menatap ke depan yang cerah, penuh harapan bahwa usahanya akan berhasil, meluruskan niat dan melakukan semua proses dengan baik.

2. Sedih [al-hazn]
yaitu penyesalan dan duka cita atas apa yang terjadi di masa lalu. Cotohnya saja bila seorang penguasaha mengalami kerugian pada hari sebelumnya, maka hal tersebut bisa mempengaruhi pikirannya dan membuatnya trauma. Kesedihan tentu tidak bisa dihindari, akan tetapi bila berlarut-larut maka bias merusak jalannya usaha yang dirintis.

Oleh sebab itu, seorang pengusaha harus segera bangkit dari kesedihan dan menyiapkan mental untuk bangkit dan memperbaiki usahanya.. Dalam kondisi apapun, berusaha menghapus kesediah, yakin dan bersangka baik kepada Allah bahwa apa yang terjadi kemarin, mungin untuk membuat kita bertambah pengalaman dan bertambah kuat menghadapi segala masalah yang mungkin akan dating lebih besar.

3. Lemah [al-‘ajz]
Baik lemah pikiran dan lemah fisik. Lemah pikiran dalam arti tidak punya ide-ide kreatif yang bisa mengembangkan usahanya, juga lemah dalam arti tidak punya keahlian dan ketrampilan untuk menjalankan usahanya, sehingga cepat putus asa dan berhenti dari proses berusaha.

Biasanya pengusaha pemula mempunyai ide-ide yang kreatif, dan energi yang besar ketika memulai usaha. Tetapi ketika mulai mendapatkan rintangan di jalan, mereka kehilangan ide-ide itu dan kehilangan energi untuk menghadapinya. Oleh sebab itu perlu ada support dari orang terdekat, mentor, atau teman sesama pengusaha yang telah merasakan jatuh-bangun dalam menjalankan usahanya.

Terus belajar, terus mencari pengalaman, berbagi pengetahuan dengan sesama pengusaha, atau membaca kisah-kisah sukses para pengusaha, bisa jadi mengikis kelemahan, sehingga lama-kelaman punya ide-ide yang kreatif dan aplikatif, serta trampil dalam menjalankan usaha.

4. Malas [al-kasal]
Yaitu rasa enggan untuk melakukan suatu usaha padahal mampu melakukannya. Malas berkaitan dengan motivasi seseorang. Malas bisa terjadi karena menganggap suatu pekerjaan terlalu mudah, atau menganggapnya terlalu sulit. Bila kita menganggap suatu pekerjaan mudah, maka kita akan menunda-nundanya, dengan alasan bahwa dengan mudah kita bisa menyelesaikannnya dengan cepat. Sebaliknya jika menganggap suatu pekerjaan terlalu sulit, maka kita akan merasa terbebani untuk melaksanakannya dan menganggap bahwa dirinya tidak sanggup melakukannya.

Seorang pengusaha harus memiliki sifat rajin, tekun, giat dalam menjalankan usahanya. Kalau sudah malas melakukan suatu pekerjaan, lalu apalagi yang bisa diharapkan? Hanya merenung, menghayalkan kekayaan, rumah megah, mobil mewah, tapi tidak mau berusaha, maka tidak ada yang didapatnya.

5. Takut [al-jubn]
Rasa takut memulai seringkali muncul pada orang yang hendak memulai usaha. Keadaan seseorang mempengaruhi hal ini. Seseorang yang sudah hidup dalam kemapanan, akan takut untuk memulai usaha, takut kehilangan potensi pemasukan finansial. Seorang pekerja kantoran yang menerima gaji bulanan, akan berat meninggalkan pekerjaannya untuk memulai usaha. Kemapanan yang selama ini dirasakan, sulit untuk dilepaskan, sedangkan memulai usaha membutuhkan waktu dan kesabaran untuk berkembang. Belum lagi takut resiko kerugian.

Ketakutan juga bisa terjadi pada orang yang sudah menjalankan usahanya. Takut membuat ide-ide baru, takut mengambil keputusan untuk perusahaan, takut bersaing dan lailn-lain.

Seorang pengusaha harus berani dan tegas mengambil keputusan, berani membuat ide-ide kreatif yang bisa memajukan usahanya.

6. Bakhil
Seorang pengusaha tentu menjalankan usahanya untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. Salah satu tujuan berwirausaha adalah agar mempunyai pemasukan finansial yang lebih besar. Tetapi apabila harta sudah terkumpul, maka harus ditunaikan hak-hak dan kewajibannya. Seperti zakat, sedekah dan lain-lain.

Selain bakhil secara materi, bisa juga berarti bakhil atas ide-ide usaha yang dijalankannya. Bila memang sudah sukses, apa salahnya jika berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan para pengusaha pemula, bagaimana tips dan trik menjalankan usaha agar bisa sukses.

Walaupun sekarang telah banyak buku-buku tentang wirausaha dijual di toko-toko buku, ada baiknya kita berbagi langsung dengan orang lain agar kesuksesan juga bisa dinikmati orang banyak. Lagian, dengan berbagi, ilmu tdak akan berkurang.

7. Lilitan Hutang [dhala’i ad-dain]
Musuh lain pengusaha adalah hutang. Memulai usaha tentu butuh banyak modal. Lalu bagaimana mendapatkan modal itu? Beberapa calon pengusaha berani mengambil resiko dengan berhutang dulu untuk modal usahanya. Berhutang tentu boleh saja, asalkan kita punya kemampuan untuk membayarnya. Tetapi, lebih baik apabila modal usaha dari kantong sendiri, sehingga segala resiko di masa mendatang ditanggung sendiri tanpa ada tekanan dari orang lain yang mengejar-ngejar kita karena punya hutang.

Kadang hutang juga menghalangi kita untuk menjalankan usaha. Karena hutang, kita tergoda untuk kembali kerja kantoran, kerja ikut orang lain dan lain sebagainya, sehingga cita-cita untuk beriwarusaha gagal.

8. Dikuasai Orang Lain [ghalabat ar-rijaal]
Ketika kita memutuskan untuk berwirausaha, bukan berarti jalan mudah menanti kita. Kadang orang-orang terdekat kita yang justru menghalangi kita. Oran tua kita dengan keras menentang kita. Anak istri juga menentang kita. Bila kita berkeras menjalankan usaha. Tekanan-tekanan orang-orang tersebut bias menghalangi niat kita untuk memulai usaha. Apalagi bila orang diluar kita lebih dominan, maka niat usaha sulit untuk diwujudkan.

Bagi yang sudah menjalankan usaha, bisa juga mendapatkan tekanan dari orang lain. Seperti apabila kita mau mengambil keputusan, lalu ada orang lain yang berjasa kepada kita, berhutang budi padanya, kita sering mendapatkan hadiah darinya, sehingga kita segan untuk mengambil keputusan baik yang tidak sesuai dengan pemikiran dia. Ini juga jenis tekan dari orang lain.

Bila kita dibawah kekuasaan orang lain, maka kita tidak bisa membuat keputusan untuk diri sendir. Kita tidak punya kemerdekaan untuk menjalankan apa yang kita inginkan.


Oleh sebab itu, rasulullah mengajarkan sebuah doa kepada kita agar terhindar dari delapan penyakit tersebut. Doa tersebut adalah:

اللهم إني أعوذ بك من الهم والحزن ، والعجز والكسل, والجبن والبخل ، وضلع الدين وغلبة الرجال.***
***البخاري 7 / 158 كان الرسول - صلى الله عليه وسلم - يكثر من هذا الدعاء ، انظر البخاري مع الفتح "11 / 173

"Allahumma inny a'udzu bika minal hammi wal hazani, wal ajzi wal kasali, wal jubni wal bukhli, wal dhola'id daini wa ghalabatir rijaal."

Artinya:
“Wahai Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari rasa cemas, sedih, lemah, malas, takut, bakhil, lilitan hutang dan dikuasai orang lain.”

(Al Bukhari, 7/158, Fathul Bari, 11/173)

Semoga kita bisa mengamalkan doa tersebut, dan semoga kita terhindar dari delapan sifat buruk yag telah dijabarkan di atas.

Buka Lapak Kaki Lima. Siapa Takut?

Salah satu permasalahan yang harus di pikirkan dalam memulai usaha dalah masalah tempat. Untuk yang berada di daerah kota kecil, mungkin biaya beli/ sewa tempat usaha masih terjangkau. Tapi untuk di kota besar, apabila ingin berjualan di Mall, ruko, pasar tradisional, maka harus merogoh kantong lebih dalam. Bahkan anggaran yang dibutuhkan untuk menyewa tempat bisa lebih besar dari modal untuk membeli dagangan untuk dijual.

Lalu bagaimana menyiasati mahalnya harga sewa/ beli tempat usaha? Mungkin salah satu solusinya adalah dengan ngelapak baik di pinggir jalan, di emperan toko, di dekat stasiun kereta, di terminal dan lain. lain.

Berikut ini tips memulai usaha bagi Anda yang ingin buka lapak kaki lima.

1. Lakukan survey kecil-kecilan di beberapa tempat yang Anda inginkan. Lihatlah seberapa ramai orang yang lewat di sana, dan kira-kira produk apa yang bisa dijual.

2. Hubungi pemilik lahan, atau orang yang menjaga (penguasa wilayah/ preman) untuk meminta izin berjualan. Jangan langsung jualan, karena bisa jadi akan terjadi keributan di kemudian hari. Biasanya kita diminta membayar untuk bisa jualan di sana, juga diminta biaya bulanan. Anda bisa bertanya ke tukang parkir, tukang ojek yang ada di lokasi tersebut.

3. Persiapkan lapak Anda, sesuai dengan dagangan Anda. MIsalnya bila Anda ingin membuka warung makan, ya siapkan tenda, gerobak, meja kursi, lampu, dan lain-lain. Jangan lupa siapkan spanduk, atau banner yang menarik agar pembeli datang ke tempat Anda.

4. Siapkan barang dagangan Anda dengan sebaik-baiknya. Usahakan kesan pertama adalah kesan yang baik bagi pembeli, sehingga mereka akan datang lagi untuk membeli lagi, atau bahkan mereferensikan temannya untuk membeli di tempat Anda.

5. Semua sudah siap, berangkat ke lapak dengan disertai doa dan harapan semoga usaha yang dimulai bisa berjalan lancar.

6. Usahakan konsisten dalam berjualan. Tentukan waktu buka dan tutup secara disiplin agar tidak mengecewakan pelanggan. Jangan satu minggu buka, lalu satu minggu tutup, sehingga pelanggan lari ke tempat lain.

7. Jangan putus asa. Untuk memulai usaha butuh kesabaran. Mungkin dalam waktu satu atau dua bulan kita belum punya pembeli yang loyal. Tapi dengan kesabaran dan kegigihan, insya Allah usaha kita akan berhasil.

Mudah-mudahan tips-tips di atas bisa menambah pengetahuan bagi yang ingin action buka usaha. Jangan ragu memulai, walau hanya dari yang kecil. Dan terus belajar, cari informasi dan jalin shilaturrahim untuk memperluas jaringan usaha.

Ngelapak? Siapa takut?

Trik Menarik Pembeli Di Toko

Berikut ini tips dan trik agar pengunjung mau mampir ke toko Anda dan lebih kerasan bahkan membeli produk Anda.

1. ’Blocking’ Tempat

Istilah ini sebenarnya akan lebih klop jika dikatakan pengaturan tata letak. Produk-produk yang diletakkan sejajar dengan pandangan mata normal akan lebih cepat laku terjual. Selain itu, tentunya Anda bisa dong membaca tujuan penjual yang meletakkan satu produk berdampingan dengan produk pelengkapnya? Misalnya produk roti disamping mentega atau selai. Apalagi kalau bukan agar Anda membeli dua-duanya!

2. Tipu-tipu Angka
Sering melihat harga tanggung dengan kisaran Rp.9999 atau Rp.49.990? Angka 9 yang hebat ini memang bisa memberi efek ’lebih murah’ . Padahal bila diteliti, toh tidak ada bedanya kan antara Rp.9999 dengan menyerahkan selembar sepuluh ribuan?

3. Sampel Produk
Anda lebih suka menyentuh barang atau bahan pembuat barang tersebut sebelum membeli? Atau Anda tidak jadi membeli barang bila produk tidak bisa dilihat/dipegang atau dicoba? Nah sekarang Anda tahu kan, mengapa toko sering memasang contoh produk dengan digantung? Sudah pasti agar Anda bisa menyentuhnya langsung dan membelinya!

4. Musik
Musik memang menjadi ’tertuduh’ utama bila sudah menyangkut urusan mempengaruhi mood orang. Sebuah penelitian membuktikan bahwa konsumen semakin tertarik untuk memberi barang lagi ketika mereka mendengarkan jenis musik balada berirama lembut.

5. Wangi!
Hidung juga merupakan salah satu indra yang paling diperhitungkan dalam dunia perbelanjaan selain mata. Banyak toko yang sengaja membuat suasana dalam tokonya wangi dengan aroma vanilla atau bunga lavender. Ini akan ’mengunci’ Anda untuk tetap stay di situ.

6. Bermain Warna
Kami akan bocorkan rahasia warna dalam trik mengemas produk pada Anda. Tahukah bahwa warna merah adalah warna yang diakui kuat daya jualnya? Selain merah, penelitian yang pernah dilakukan antara lain menunjukkan bahwa kosmetik yang dikemas dalam warna merah muda juga lebih banyak terjual.

Peluang Bisnis Toko Online

Alhamdu lillah, akhirnya tercapai keinginan untuk membuat toko online Dan siap dilaunching insya Allah pertengahan November ini. Rencana ini sudah saya persiapkan beberapa minggu, setelah mencari script yang mau dipakai, mencoba-coba membuat design seadanya, mencari template dan lain-lain.

Kanza Collection, Toko onllie kami bergerak dibidang penjualan produk fashion muslim serta pernak-pernik kebuthan muslim sehari-hari. Insya Allah dengan segala niat karena Allah dan berharap mendapat berkah dari Allah, semoga usaha ini berjalan lancar...

Go Ahead....

Lowongan CPNS Departemen Agama 2009

Berikut ini informasi lowongan penerimaan CPNS Depag tahun 2009.


Pengumuman CPNS DEPAG 2009

DEPARTEMEN AGAMA R.I.
SEKRETARIAT JENDERAL
Jalan Lapangan Banteng Barat No. 3-4 Jakarta
Telepon 3811244, 3811642, 3811654, 3811658,
3811679, 3811779

PENGUMUMAN
Nomor : BII/I-a/Kp.00.3/1060/2009
TENTANG PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL
DI LINGKUNGAN DEPARTEMEN AGAMA TAHUN 2009


Berdasarkan Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor : 277
Tahun 2009 tentang Formasi Pegawai Negeri Sipil Departemen Agama Tahun 2009,
Panitia Pengadaan CPNS Departemen Agama memberikan kesempatan kepada
mereka yang memenuhi syarat untuk mengisi lowongan formasi Calon Pegawai Negeri
Sipil Tahun 2009, sebagai berikut :
I. FORMASI PADA UNIT ESELON I PUSAT
A. PERSYARATAN
1. Warga Negara Indonesia;
2. Berusia serendah-rendahnya 18 Tahun dan setinggi-tingginya 35 tahun (pada
tanggal 1 Desember 2009).
3. Bagi pelamar yang berusia lebih dari 35 Tahun sampai dengan 40 Tahun
harus melampirkan bukti wiyata bakti sampai dengan tanggal 1 Desember
2009 minimal 12 Tahun 8 bulan secara terus menerus dan tidak terputus
pada instansi pemerintah / lembaga swasta yang berbadan hukum;
4. Ijazah yang diperoleh dari Perguruan Tinggi Swasta yang belum memperoleh
izin penyelenggaraan sebagaimana Keputusan Mendiknas Nomor184/U/2001
tanggal 23 November 2001 harus disahkan oleh Kopertis / Kopertais;
5. Ijazah yang diperoleh dari Perguruan Tinggi/Lembaga Pendidikan Tinggi Luar
Negeri, harus melampirkan Surat Keputusan Penetapan tentang Penyetaraan
/tanda sah dari Ditjen Pendidikan Tinggi Diknas/Ditjen Pendidikan Islam
Departemen Agama;
6. Legalisir copy ijazah Universitas/Institut ditandatangani oleh Rektor, Dekan
atau Pembantu Dekan Bidang Akademik, sedangkan legalisir copy ijazah
Sekolah Tinggi ditandatangani oleh Ketua atau Pembantu Ketua Bidang
Akademik;
7. Tanggal penetapan ijazah harus sebelum tanggal lamaran, sedangkan surat
keterangan atau pernyataan lulus tidak dapat digunakan untuk melamar;
8. Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan
pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap;
9. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau
diberhentikan tidak dengan hormat sebagai Calon Pegawai Negeri
Sipil/Pegawai Negeri Sipil atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai
Pegawai BUMN/BUMD atau Pegawai Swasta;
10.Tidak berkedudukan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil/Pegawai Negeri
Sipil;
11.Bersedia ditempatkan di seluruh Wilayah Republik Indonesia atau negara lain
yang ditentukan oleh Pemerintah;
12.Tidak menjadi anggota/pengurus PARPOL;
13.Bersedia memenuhi peraturan dan perundang-undangan/ketentuan yang
berlaku di lingkungan Departemen Agama.
B. CARA MENDAFTAR
1. Menyampaikan lamaran yang ditulis tangan sendiri dengan tinta hitam dan
ditandatangani oleh pelamar dengan melampirkan :
a) Foto copy ijazah yang dilegalisir sesuai dengan kualifikasi pendidikan
yang dibutuhkan;
b) Pas photo hitam putih/berwarna ukuran 3 x 4 cm sebanyak dua lembar;
c) Foto copy KTP yang masih berlaku.
2. Lamaran pada unit eselon I pusat dialamatkan ke Kotak Pos 22339 Jakarta
10000 dengan mencantumkan satuan kerja unit eselon I yang dituju dan jenis
ketenagaan yang dilamar di sudut kiri atas pada amplop lamaran;
3. Pelamar wajib melampirkan amplop balasan yang telah ditempel perangko
kilat dengan menuliskan nama, alamat dan kode pos.
C. WAKTU PENDAFTARAN
Waktu pendaftaran mulai tanggal 5 Oktober 2009 sampai dengan stempel pos
tanggal 20 Oktober 2009.
II. FORMASI SATUAN KERJA DAERAH
Bagi Pelamar yang ada di daerah, dapat melihat pengumuman dan mengajukan
lamaran sesuai dengan formasi pegawai yang ada pada satuan kerja daerah
masing-masing yang meliputi :
1. Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi
2. Kantor Departemen Agama Kabupaten/Kota
3. Institut Agama Islam Negeri
4. Institut Hindu Dharma Negeri
5. Universitas Islam Negeri
6. Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri
7. Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri
8. Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri
9. Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri
10. Balai Diklat Keagamaan
11. Balai Penelitian dan Pengembangan Agama
Jakarta, 5 Oktober 2009
Panitia Pengadaan CPNS
Departemen Agama RI

Pengumuman Penerimaan CPNS Departemen agama di sini (pdf)
Formasi masing-masing Unit Eselon I Departemen Agama di sini

Sumber: http://www.ropeg.depag.go.id/detailview.aspx?ids=5&idsn=43

Peluang Bisnis Konveksi

Beberapa tahun terakhir, bisnis konveksi semakin berkembang di Indonesia. Walaupun krisis ekonomi menerjang dunia, namun bisnis yang satu ini masih tetap tegak berdiri. walupun ada beberapa pebisnis yang gulung tikar karena berbagai alasan, tidak sedikit yang justru baru mulai atu sedang tumbuh berkembang.

Ada beberapa hal yang mendukung bisnis konveksi ini terus berkembang, seperti terus bertambahnya jumlah penduduk, banyaknya event atau acara organisasi, perusahaan bahkan acara kampanye membuat permintaan barang-barang produksi konveksi semakin meningkat.

Bisnis ini semakin menarik dan bergairah pada masa-msa tertentu, seperti ketika awal tahun ajaran baru, menjelang Hari Raya Idul Fitri, Selama kampanye baik pemilu legislatif, pilpres, pilkada dan lain sebagainya.

Peralatan konveksi dan perlengkapan konveksi:

1. Mesin Jahit High Speed
2. Mesin Jahit High Speed Rante
3. Mesin Obras Jarum 4
4. Mesin Overdeck
5. Mesin Potong 10 inch
6. Mesin Potong Kecil
7. Benang, kain, dan lain-lain.

Bagaimana bila anda tidak mengerti masalah konveksi? Anda bisa belajar di beberapa kursus menjahit untuk mengetahui pelajaran-pelajaran dasar memotong kain, menjahit, dan lain-lain. Tetapi jika Anda tidak sempat juga, anda bisa merekrut lulusan dari kursus jahit, lulsusan SMK atau dengan memasang iklan tempat kursus atau bekerjasama dengan tempat kursus tersebut.

Sebenarnya pasar produk konveksi internasional sangatlah besar. Saat ini pasar yang sangat menggiurkan ini masih dikuasai China, India. Indonesia sendiri masih belum bisa menjadi produsen. Bahkan banyak sekali produk impor yang membanjiri Indonesia sehingga melemahkan bisnis dalam negeri.

Ada beberapa kendala yang dihadapi oleh bisnis konveksi dalam negeri, antara lain:
  1. Mutu produk tekstil dan pakaian jadi Indonesia umumnya belum bisa menembus pasar bebas yang konsumennya berselera tinggi seperti Jepang. Kenyataan ini juga mengakibatkan harga per unit produk masih relatif rendah.
  2. Industri konveksi masih tergantung pada komponen impor, terutama untuk memproduksi produk kualitas ekspor.
  3. Industri pakaian jadi di Indonesia masih berperan sebagai ”tukang jahit” bagi para pialang internasional, karena desain, pemilihan warna, potongan masih didikte oleh pialang luar negeri.
  4. Perusahaan konveksi kecil di Indonesia belum berperan dalam industri konveksi yang masih sangat tergantung pada ”konglomerat” yang menguasai sebagian besar dari pasar ekspor maupun segmen pasar menengah ke atas dalam negeri.
  5. Pengaturan tata niaga, terutama pembagian kuota dinilai para produsen barang konveksi masih jauh dari ”beres”
Untuk bisa sukses dalam bisnis konveksi diperlukan kesabaran luar biasa. Perlu belajar terus menerus, karene mode terus berubah, keinginan pasar terus berganti. harus paindai melakukan inovasi produk agar tidak ketinggalan jaman.

Dalam pemasaran, pebisnis bisa mengkiklankan jasa dan produknya di koran-koran, blog, website atau media promosi lainnya.

Selamat berwirausaha...semoga sukses...

Lowongan Kerja CPNS Departemen Perindustrian Formasi Tahun 2009

P E N G U M U M A N

NOMOR : 935 /SJ.IND.2/PENG/7/2009

REKRUITMEN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL

DEPARTEMEN PERINDUSTRIAN

FORMASI TAHUN 2009

Departemen Perindustrian membuka kesempatan kepada Warga Negara

Indonesia lulusan Strata 2 (S2), Strata 1 (S1)/Diploma IV (D.IV), Diploma III

(D.III)/Sarjana Muda, untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil di lingkungan

Departemen Perindustrian.

I. PERSYARATAN UMUM

1. Persyaratan Pelamar :

a. WNI berusia serendah-rendahnya 21 Tahun dan setinggi-tingginya 30 Tahun

pada tanggal 1 Oktober 2009.

b. Memiliki kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan.

c. Pelamar berasal dari Jurusan yang Terakreditasi A oleh Depdiknas untuk pendidikan Strata 2 (S2), Strata 1 (S1)/Diploma IV (D.IV), dan Terakreditasi B

untuk Diploma III (D.III) kecuali Akademi dengan spesialisasi Teknologi Kulit.

d. Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan

yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap, karena melakukan suatu tindak pidana kejahatan.

e. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau

tidak dengan hormat sebagai PNS/TNI/POLRI, atau diberhentikan tidak dengan

hormat sebagai pegawai swasta/pegawai BUMN/BUMD/Koperasi.

f. Tidak berkedudukan sebagai Calon/Pegawai Negeri.

g. Berkelakuan baik berdasarkan catatan dari kepolisian setempat.

h. Sehat jasmani dan rohani berdasarkan keterangan Dokter

i. Bersedia ditempatkan diseluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia

yang ditentukan oleh Pemerintah

j. Bersedia mengganti rugi bila setelah diterima, kemudian mengundurkan diri

2. Kualifikasi Pendidikan

a. Diploma III (D3)/Sarjana Muda : 89 formasi

b. Strata I (S1)/Diploma IV (D.IV) : 301 formasi

c. Strata II (S2) : 12 formasi

Jumlah formasi dan kualifikasi pendidikan yang diperlukan, secara rinci tercantum

dalam Lampiran Pengumuman ini.

3. Umur pada tanggal 1 Oktober 2009

a) Untuk Diploma III (D3) / Sarjana Muda berusia maksimal 25 tahun

b) Untuk Strata I (S1)/ dan Diploma IV (D.IV) berusia maksimal 28 tahun

c) Untuk Strata II (S2), berusia maksimal 30 tahun

4. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dalam skala 4

a) Untuk Diploma III (D3)/Sarjana Muda : minimal 2,60

b) Untuk Strata I (S1)/Diploma IV (D.IV) : minimal 2,75

c). Untuk Strata II (S2) : minimal 3,10

II. PENDAFTARAN PELAMAR

Waktu dan Tempat Pendaftaran Pelamar

1. Waktu pendaftaran/registrasi online pelamar dilaksanakan pada tanggal 27-31 Juli

2009. Pembukaan registrasi dimulai tanggal 27 Juli 2009 mulai jam 12.00 WIB

dan ditutup pada tanggal 31 Juli 2009 jam 15.00 WIB.

2. Pendaftaran pelamar dilaksanakan secara on line melalui situs

Departemen Perindustrian : http://www.depperin.go.id

Info Lengkap Silahkan Kunjungi : http://ujian-online.depperin.go.id/pendaftaran/masta.php?isi=PENGUMUMAN

Pasar Anak-anak, Pasar Potensial

Berdasarkan data yang dilansir Badan Pusat Statistik tahun 2001, jumlah anak usia 0-14 tahun mencapai 63,9 juta orang, atau sekitar 30% jumlah penduduk Indonesia. Jumlah itu terbagi: usia 0-4 tahun sebanyak 21,7 juta (10,4%), usia 5-9 tahun 21,2 juta (10,2%), dan usia 10-14 tahun 21,07 juta (10,1%). Dan data tersebut untuk tahun ini mungkin sudah berubah dan diperkirakan semakin besar jumlahnya. Juka kita ambil prosentasenya, bahwa jumlah anak di Indonesia adalah 30% dari total populasi penduduk, maka jumlah anak termasuk pasar yang sangat potensial bagi produk-produk bisnis.

Martin Lindstorm (2007) telah melakukan penelitian mendalam dan luas mengenai sikap dan perilaku anak di seluruh dunia dan hubungannya dengan brand sebagaimana terdapat dalam bukunya “Brandchild”. Ia menyimpulkan hal-hal sebagai berikut; (1) anak mempengaruhi 60% belanja keluarga; (2) pelanggan (customer) muda tidak hanya mempengaruhi pembelanjaan keluarga untuk barang-barang seperti sarapan, melainkan juga untuk barang-barang penting seperti mobil, fesyen dewasa, dan memiliki implikasi pemasaran yang besar.

Oleh karena itu banyak produsen yang berlomba-lomba membuat inovasi produk yang dikhususkan untuk pasar anak. Hal ini karena walaupun anak-anak tidak memiliki uang sendiri untuk membeli kebutuhannya, tetapi mereka memiliki senjata untuk membujuk orangtuanya membeli produk yang diinginkanya. Mereka bisa ngambek, menangis dan lain-lain yang memaksa orangtuanya memenuhi kebutuhannya.

Beberapa usaha yang bisa digarap untuk ceruk pasar ini antara lain.
  1. Perlengkapan Bayi
  2. Makanan Tambahan Bayi
  3. Pakaian Anak
  4. Susu, Snack, Minuman dan lain-lain
  5. Mainan Anak
  6. Pendidikan Anak Usia Dini
  7. Kursus dan Les Pelajaran Sekolah
  8. Taman Bermain
  9. Wisata Anak
  10. Pusat Kesehatan Anak
  11. DLL
Namun demikian, memasarkan produk anak-anak tidaklah mudah. Mereka masih stabil dalam memilih produk atau menentukan merek. Mereka tidak selalu loyal pada produk tertentu. Kecenderungannya masih sering berubah. Oleh karena itu perlu adanya inovasi produk terus menerus untuk selalu menarik perhatian dan minat anak agar bisa membeli produk yang ditawarkan.

Menjadi Enterpreneur, By Accident atau By Design?

MotKetika tiba-tiba dipecat dari pekerjaannya, seorang teman di Bekasi jadi kelimpungan. Terbayang olehnya segala kemalangan yang akan dideritanya. Terbayang bagaimana sulitnya mencari peluang kerja baru. Dia mulai berpikir bagaimana menghasilkan uang untuk membayar kontrakannya dan menghidupi istri dan kedua anaknya. Dia masih bekerja di kantornya, tapi otaknya sudah mulai perputar untuk mencari pekerjaan baru. Dalam dua minggu kedepan, terhitung mulai tanggal pertama bulan depan dia harus meninggalkan kantor itu. Tapi diantara kabar buruk itu, ada sedikit harapan yang bsia diharapkan. Dia akan mendapat sedikit pesangon yang mungkin bisa menyabung hidupnya untuk beberapa saat sampai dia menemukan pekerjaan baru.

Ketika hari yang itu tiba, dia benar-benar down. Langit seaakan runtuh baginya. Beberapa minggu dia mencoba mencari pekerjaan baru, tetapi hasilnya nihil. Ketika selepas zhuhur dia sampai di rumah, istrinya menyuguhinya es teh manis dan sepiring kue donut. Dia bertanya dari mana istrinya membeli kue donut itu. Istrinya menjawab bahwa dia membuatnya sendiri. Dilahapnya donut itu sambil didorongnya dengan es teh agar segera masuk ke perutnya yang terasa lapar. Dia rasakan nikmat kue donut itu. Dia baru sadar bahwa istrinya pandai membuat donut.

Beberapa hari dia keluar rumah mencari pekerjaan, berkunjung ke rumah temen siapa tahu ada yang kasih informasi pekerjaan. Bahkan dia sudah siap dengan pekerjaan apapun. Tapi tidak ada hasilnya juga. Dan dia kembali pulang ke rumah. Lalu terpikir olehnya kue donut yang dibik oleh istrinya kemarin. Dian tiba-tiba dia mencetuskan ide untuk membuat usaha kue donut.

Tetelah bermusyawarah dengan istrinya, akhirnya dia memulainya. Tiga hari dia mecari informasi seluk-beluk kue donut dan membeli peralatan untuk memulai usahanya. dari uang pesangon yang diperolehnya. Esok harinya dia dengan nekat dia sudah memproduksi donut sederhana dan menitipkannya di warung sekitar kontrakannya.

Dan begitulah dia mulai membuka usahanya sendiri, menjadi penguasaha donut. Bahkan dia mengajak saudaranya di kampung untuk ikut memasarkannya.

Betapa banyak orang yang memulai usahanya dengan by accident, tidak sengaja, karena "kecelakaan", atau keterpaksaaan. Lalu keterpaksaan itu didesain agar menjadi lebih terarah, lebih baik dan lebih teratur. Keterpaksaan tidak menghalangi bisnis untuk berkembang. Bahkan banyak juga bisnis yang didesain dari awal malah mengalami kehancuran, karena beberapa faktor. Mungkin untuk menjadi entrepreneur, beberapa orang harus berada dalam situasi terpaksa sehingga bisa bersungguh-sungguh dengan prosesnya. Tapi tidak semua harus memulai dari kondisi ini. Andapun yang berada dalam zona nyaman, bisa saja memulai bisnisnya sejak dia masih bekerja, dan mengdapatkan sumber penghasilan dari dua arah.

Lalu bagaimana Anda memulai binsis anda? By accident atau by design?

Daftar Clickbank Untuk Orang Indonesia, Sudah Bisa Tuh..

Beberapa hari lalu buka clickbank untuk daftar, ternyata belum menerima pendaftaran untuk orang Indonesia. Para internet marketer Indonesia tentu kecewa dengan hal ini. Banyak yang mencari alternatif clickbank. Bahkan beberapa orang mencoba daftar dengan membuat alamat virtual di Singapura atau Amerika. Ini karena clickbank adalah penyedia program afiliasi gratis terbesar. Produk-produknya sangat banyak, bagus-bagus dan pasarnyapun sangat terbuka.

Hari ini saya coba buka clickbank lagi, ternyata nama Indonesia sudah ada di list yang diterima di clickbank. Ini tentu menjadi berita baik bagi para pelaku Internet markering di Indonesia. Kesempatan untuk meraih dollar gratis dari internet marketing semakin terbuka....

Silakan daftar disini!

Bisnis Jasa Cuci Steam Sepeda Motor, Modal Air Keuntungan Membanjir

Pada entry beberapa waktu lalu telah dibahas tentang usaha bengkel sepeda motor. Kali ini kita bahas tentang usaha cuci/steam sepeda motor. Sebuah usaha yang sangat sederhana sebenarnya dan memerlukan modal yang tidak besar.

Beberapa hari lalu ketika jelan-jalan, saya melihat sebuah tempat usaha cuci motor, dan usaha itu terlihat sangat ramai. Ada sekitar 3 motor yang sedang dicuci, dan ada lima motor yang masih mengantri. Tidak jauh dari situ ada juga usaha yang sama juga terlihat ramai. Jumlah sepeda motor yang terus meningkat merupakan sumber ide usaha bagi pebisnis untuk membuat usaha jasa cuci steam sepeda motor.

Perlengkapan usaha jasa cuci/steam sepeda motor antara lain:
2 unit mesin Jet cleaner 80-110 bar: Rp. 5.000.000,00
1 unit snow wash machine (mesin salju) + slang Rp. 1.500.000,00
2 unit single post lift motor: Rp. 1.000.000,00
1 unit kompressor angin 1 PK: Rp. 1.250.000,00
2 pail clear snow shampoo: Rp. 800.000,00
1 pail Ice cream clearsnow shampoo Rp. 500.000,00
10 ltr poles ban Rp. 500.000,00
2 buah Lap Microfiber Rp. 500.000,00
2 buah lap chamois Rp. 500.000,00
2 pasang sepatu boot Rp. 400.000,00
2 pasang sarung tangan kerja: Rp. 300.000,00
10 meter slang angin+kopler+Air Duster: Rp. 500.000,00
Ember, spon, lap, sikat: Rp. 300.000,00
Lain-lain: Rp. 500.000,00
Total: Rp. 13.550.000,00

Pengeluaran bulanan:
Listrik: Rp. 1.000.000,00
Air: Rp. 1.000.000,00
Telepon: Rp. 250.000,0
Gaji Karyawan 2 Orang: Rp. 2.000.000,00
Lain-lain: Rp. 250.000,00
Jumlah Total: 4.500.000,00

Pemasukan:
50 Motor x Rp. 6.000,00 x 30 Hari = Rp. 9.000.000,00

Keuntungan Bulanan:
Pemasukan (Rp. 9.000.000,00) - Pengeluaran (Rp. 4.500.000,00) = Rp. 4.500.000,00

Balik modal :
MOdal Awal (Rp. 13.550.000,00) : Keuntungan Bulanan (Rp. 4.500.000,00) = 3 Bulan.

Analisa diatas dengan asumsi bahwa usaha dilakukan di depan rumah atau teras rumah yang kosong. Untuk persiapan usaha bisa dikeluarkan modal untuk mengatur halaman rumah kita agar sesuai untuk usaha kita. jadi tidak perlu mengeluarkan biaya untuk sewa tempat.

Selain itu kita bisa menambahnya dengan kafetaria kecil di ruang tunggu yang menyediakan minuman ringan, makanan kecil dan lain-lain.

Abdurrahman bin Auf Sang Enterpreneur Sejati

Seorang enterpreneur sejati dengan segala kemampuannya adalah orang yang mampu bertahan, berusaha, lalu berkembang dalam keadaan sesulit apapun. Dalam hal ini kita bisa mengambil ibarat dan teladan dari Sahabat Rasululullah, dimana ketika mereka hijrah dari Makkah menuju Madinah, mereka hanya membawa bekal seadanya. Mereka pergi meninggalkan keluarga, tempat tinggal dan harta yang mereka miliki.

Diantara Sahabat yang sangat pandai berdagang adalah Abdurrahman bin Auf, seorang Sahabat yang termasuk As-saabiquun Al-Awwalun (Orang-orang yang pertama masuk Islam), dan merupakan sepuluh sahabat yang dijamin masuk surga. Adalah Abdurrahman bin Auf seorang pedagang yang sangat mahir, dan Allah melimpahkan keberkahan dalam setiap aktifitas dagangnya.

Al-Bukhari meriwayatkan bahwa tatkala Muhajirin tiba di Madinah, maka Rasulullah shallallahu alihi wa sallam mempersaudarakan antara Abdurrahman bin Auf dengan Saad bin Ar-Rabi'. Saad berkata kepada Abdurrahman bin Auf, "Sesungguhnya aku adalah orang yang paling banyak hartanya dikalangan Anshar, ambillah separoh hartaku itu menjadi dua. Aku juga mempunyai dua istri, maka lihatlah mana yang engkau pilih agar aku bisa menceraikannya. Jika masa iddahnya sudah habis, maka nikahilah dia."

Abdurrahman bin Auf berkata, "Semoga Allah memberkahi bagimu dalam keluarga dan hartamu. Lebih baik tunjukkanlah saja mana pasar kalian."

Maka orang-orang menunjukkan pasar Bani Qainuqa'. Tidak seberapa lama kemudian dia sudah mendapatkan samin dan keju. Jika pagi dia sudah pergi berdagang. Suati hari dia datang agak pucat.

"Bagaimana keadaanmu?" tanya Rasulullah.
"Aku sudah menikah." jawabnya.
"Berapa banyak maskawin yang engkau serahkan kepada istrimu?"
ia menjawab, "Beberapa keping emas."
(Shahih Al-Bukhari, Bab: Ikhaa'un Nabi bainal Muhajirin wal Anshar, 1/553)

Lihatlah bagaimana kemudahan yagng disediakan oleh Saad bin Ar-Rabi' tidak membuat Abdurrahman menerima begitu saja. Dia tidak mau mejadi beban bagi orang lain. Bahkan dia memilih untuk berusaha sendiri dengan tangannya, dan Allah memberikan keuntungan yang banyak.

Dan adalah Abdurrahman bin Auf seorang sahabat yang sangat dermawan. Dia memilih menjadi orang dengan tangan diatas (suka menginfakkan hartanya di jalan Allah).

Ibnul Mubarak mentakhrij dari Ma'mar, dari Zuhry, dia berkata, "Abdurrahman bin Auf pernah menginfakkan separoh harta miliknya pada zaman Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, lalu ditambahi lagi dengan empatpuluh ribu Dinar, lalu ditambah lagi dengan menyerahkan limaratus ekor kuda dan limaratus ekor unta yang mayoritas hartanya ini diperoleh dari hasil perdaganyannya." (Al-Ishabah, 2/416)

Dengan segala kepandaiannya Abdurrahman menjadi teladan bagi kita, tentang kesungguhan, kemandirian, dan kedermawanan, bahkan juga kezuhudan. Kita tentu percaya dan yakin bahwa Abdurrahman bin Auf adalah seorang sahabat yang tahu hukum halal haram, dan tentu saja perniagaannya dijalankan dengan cara yang tidak bertentangan dengan Al-Qur'an dan As-suunnah. Tetapi dia masih saja khawatir dengan harta yang dimilikinya akan menjadi beban baginya. Padahal dia telah menginfakkan begitu banyak dijalan Allah.

Al-Bukhari mentakhrij dari Saad bin Ibrahim, dari ayahnya, bahwa Abdurrahman bin Auf radhiyallahu anhu pernah disuguhi makanan untuk berbuka, karena pada hari itu dia sedang berpuasa.Lalu dia berkata, "Mush'ab bin Umair telah terbunuh dan dia lebih baik dari aku. DIa dikafani dengan mantelnya, jika mantelnya ditarik ke atas untuk menutupi kepalanya, maka kedua kakinya menyembul, dan jika mantel itu ditarik untuk menutupi kedua kakinya, maka kepalanya meyembul. Aku juga pernah mendengar dia berkata, "Hamzah telah terbunuh dan dia lebih baik dari aku." kemudian keduniaan dihamparkan dan dilumpahkan kepada kita. Kami khawatir kesenangan-kesenangan ini disegerakan kepada kita di dunia saja." lalu diapin menangis.

Yang serupa dengan ini juga ditakhrij Abu Nu'aim dalam Al-Hilyah, 1/100.

Lihatlah, seorang sahabat yang dijamin untuk masuk surga masih bisa menangis khawatir bahwa kesenangan itu hanya di dunia saja. Lalu bagaimana dengan kita? Sudahkan harta kita diperoleh dengan perniagaan yang halal, sudahkan kita membersihkan harta kita dengan zakat? Berapa banyak yang sudah kita infakkan di jalan Allah? Mari menghitung-hitung diri!.

Krisis Global, PHK, Musibah atau Peluang?

9Bekerja adalah sebuah aktifitas yang sangat mulia. Apapun bentuk pekerjaan kita, selama tidak bertentangan dengan hukum negara dan hukum Agama, maka pekerjaan itu layak dikerjakan. Tapi kadang kita jenuh dan bosan bekerja dalam tekanan orang lain. Sebagai gantinya kita ingin keluar dari pekerjaan kita karena terpikir bahwa kalau bekerja sendiri tentu lebih enak, lebih santai, lebih banyak waktu untuk keluarga.

Akhir-akhir ini dunia diteror dengan krisis ekonomi yang dahsyat. Beberapa perusahaan raksasa ambruk. Ribuan bahkan jutaan karyawan di seluruh dunia terancam dipecat, diPHK, dirumahkan. Dan dampak krisis ini juga berimbas ke Indonesia. Beberapa perusahan telah berencana melakukan PHK massal. Bahkan beberapa sudah merumahkan karyawannya. Lalu bagaimana mereka bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari? Bagaimana mereka memberi makan anak, istri dan keluarganya setelah mereka diPHK?

PHK menjadi teror yang menakutkan bagi ribuan orang. Tapi akankah kita diam? Tentu tidak. Kehidupan terus berjalan. Maka salah satu solusi menghadapi PHK adalah mempersiapkan diri untuk terjun ke dunia wirausaha. Apalagi bila nanti PHK terjadi dan mereka mendapat pesangon, mengapa tidak dimanfaatkan untuk modal usaha? Tentu usahanya disesuaikan dengan modal yang ada. Tidak perlu memulai dengan yang besar, tapi mulai dari yang kecil.

Wirausaha, tentu bukan hal yang mudah, tapi juga bukan hal yang sulit. Kita bisa melihat di sekitar kita. Begitu banyak peluang yang bisa kita manfaatkan. Tergantung kita mau berusaha atau tidak. Namun dalam keadaan terpaksa, mestinya kita lebih keras berusaha, lebih banyak belajar bagaimana bertahan dan bisa tetap memberi nafkah keluarga. Persiapkan diri untuk PHK, persiapkan diri untuk memulai wirausaha. Mungkin inilah waktu yang tepat untuk memulai, setelah kemarin kita sering mengatakan tidak ada waktu untuk memulai wirausaha.

Selamat menikmati kehidupan bebas Anda setelah lepas dari PHK. Dan isi kemerdekaan Anda dengan hal yang membahagiakan Anda. Selamat berwirausaha.

Analisa Usaha Bengkel Sepeda Motor

Pemerintah telah menurunkan harga BBM beberapa hari lalu. Anehnya ongkos angkutan umum tidak ikut turun. Pengusaha angkutan enggan menurunkan tarif angkutan dengan alasan biaya suku cadang yang masih mahal terkait rendahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika.

Ini adalah peluang bagi para produsen sepeda motor, karena akan banyak orang yang beralih ke sepeda motor dengan biaya yang lebih murah. Beberapa produsen sepeda motor telah merencanakan untuk meningkatkan jumlah produksi dan penjualan ke konsumen Indonesia. Sepeda motor tentu membutuhkan perawatan dan penggantian suku cadang. Semakin banyaknya sepeda motor serta sedkitnya bengkel yang tersedia adalah peluang baru calon pengusaha baru. Namun apa saja kira-kira yang harus disiapkan untuk memulai usaha ini ini? berikut ini analisa kebutuhan modal dan keuntungannya:

NO

ITEM

JUMLAH

HARGA

TOTAL

1

Air Compressor

1

1.500.000

1.500.000

2

Bor Listrik

1

500.000

500.000

3

Kunci palang crum

1

200.000

200.000

4

Gerinda

1

300.000

300.000

5

Palu karet

1

100.000

100.000

6

Obeng 66 KRSTL 4 in

1

100.000

100.000

7

Kunci sok Y 10-11-12

1

100.000

100.000

8

Kunci ring pas 14-15

1

100.000

100.000

9

Kunci pas 12-13

1

100.000

100.000

10

Kunci sok T 12 m 10-11

1

100.000

100.000

11

Obeng Y

1

200.000

100.000

12

Tang besi

1

100.000

100.000

13

Kabel gulung 12 mtr

1

100.000

100.000

14

Kuas hitam ukuran 2

2

50.000

100.000

15

Amplas duco

1

100.000

100.000

16

Etalase

1

1.500.000

1.500.000

17

Meja kursi

1 set

500.000

500.000


JUMLAH TOTAL



5.600.000

Barang-barang tersebut bias diperoleh di: Depo Teknik, Komplek Glodok Jl. Hayam Wuruk no 82. Telp. 6255333
Atau Toko Maju Abadi, Telp. 6597843

SPAREPART DLL

NO

ITEM

TOTAL

1

Kampas rem

3.000.000

2

Ban dalam

2.500.000

3

Ban luar

2.500.000

4

Busi

1.500.000

5

Rante

2.500.000

6

Oli mesin

2.500.000

7

Oli samping

2.500.000

8

Lampu depan/ blkng

1.500.000

9

Aki

2.500.000

10

Lain-lain

1.000.000


JUMLAH TOTAL

22.000.000

Barang-barang tersebut bias di dapat di sepanjang jalan Otista Kampung Melayu, atau di Jl. Kebun Jeruk III no. 23 Jakbar Telp. 6248465

BIAYA OPERASIONAL

NO

ITEM

TOTAL

1

Sewa tempat

2.000.000

1

Gaji karyawan 3 org

4.500.000

2

Listrik

1000.000

3

Telepon

500.000

4

Transportasi

500.000

5

Lain-lain

1000.000


JUMLAH TOTAL

9.500.000

TOTAL MODAL = 37.100.000
Perkiraan keuntungan: 20 % dari modal = 7.420.000